Skip to main content

Featured

Download FreeFire advance server

Cara download FreeFire Advance Server   Free Fire Advance Server merupakan server khusus yang disediakan bagi para pemain yang terpilih untuk menjajal berbagai fitur baru yang belum dirilis oleh Free Fire di server Originalnya. Kali ini bisa kalian Download Download Advance Server FF 2020 Terbaru APK Free Fire! Berbagai fitur baru biasanya dihadirkan terlebih dahulu pada advanced server seperti Lokasi Map, Karakter, dan lainnya. Nah bagi kamu pemain Free Fire yang ingin mencoba Free Fire Advanced Server, kam u masih bisa mencobanya hingga dua hari kedepan hingga 2 Februari 2020 mendatang. Pendaftaran Free Fire Advanced Server sendiri akan dihadirkan melalui dua tahap pendaftaran, kamu bisa memulainya dari 23 Januari hingga 30 Januari kemarin, dan tahap kedua akan dimulai pada 31 Januari hingga 2 Februari 2020 mendatang. Sedangkan Adavanced Servernya sendiri akan dibuka mulai tanggal 31 Januari hingga 7 Januari 2020. Nantinya akan ada sekitar 50.000 pemain yang akan te...

Hacking dan Social Engineering? Emang Beda?


Seiring perkembangan teknologi digital, istilah hacking atau peretasan dan social engineering atau rekayasa sosial ramai diperbincangkan, menyusul kabar terkurasnya saldo sejumlah orang pada akun dompet digital mereka.

Menurut psikolog klinis dewasa, Dessy Ilsanty, social engineering tidak selalu terasosiasi dengan hal negatif.

"Social engineering adalah ketika satu orang atau sekelompok kecil orang melakukan sesuatu yang kemudian diikuti orang banyak," ujar Dessy di Jakarta, Kamis.

Sehingga social engineering sering kali dilakukan untuk memengaruhi orang, misalnya saat MRT baru beroperasi, konsep social engineering pernah menjadi ide untuk menggerakkan penumpang untuk mengantre dan menggunakan MRT.

Namun, konsep itu menjadi berbeda ketika disertai kata attack di belakangnya, yang berarti bahwa di dalam kegiatan tersebut terdapat unsur manipulasi psikologis yang dapat merugikan orang lain, seperti menguak informasi rahasia.

Menurut Dessy, semua orang bisa saja terkena social engineering dengan muatan negatif tersebut, sehingga edukasi menjadi kunci agar tidak menjadi korban dari kegiatan negatif tersebut.

"Dari anak SD sampai orang tua, dari orang kaya sampai yang miskin, laki-laki dan perempuan semua mungkin. Semua orang yang terekspos ke internet semuanya menjadi rentan," kata Dessy.

Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau internet, tanpa bergantung pada sistem operasi, platform, protokol, perangkat lunak ataupun perangkat keras, pelaku hanya memanipulasi psikologis korban.

Manipulasi psikologis, menurut Dessy, dapat terjadi karena sifat dasar manusia, antara lain respirokal, ketika diperlakukan baik maka akan berlaku baik, serta komitmen dan konsistensi, kecenderungan manusia mengiyakan bantuan saat dalam keadaan terdesak.

Sementara itu, Head of Swiss German University Lab, Deputy Head of Masters Program on Information Technology, Charles Lim, menjelaskan dalam peretasan berarti sang peretas berhasil melakukan disrupsi ke sistem untuk mengambil data atau menampilkan sesuatu yang tidak seharusnya.

"Sistemnya diretas, komponen teknologi dan proses yang diserang," kata Charles.

"Peretasan sama melakukan social engineering itu beda sekali. Kalau meretas itu sistemnya, sedangkan social engineering memanfaatkan kelemahan manusia untuk mencapai tujuan," lanjut dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan ada tiga komponen dalam kemanan siber, yaitu people, process dan technology, di mana manusia menjadi komponen paling lemah dalam keamanan siber yang menjadi target pelaku kejahatan.

"Yang paling sederhana itu kita sebagai orang yang menggunakan teknologi harus mulai sadar bahwa kita menjadi target," ujar Charles.

Comments

Popular Posts